Membeli tanah kavling tidak boleh sembarangan. Harganya yang mahal membuat Anda harus benar-benar teliti dan selektif dalam memilih lahan agar menguntungkan. Sebelum memutuskan, simak tips membeli membeli tanah kavling berikut ini:
1. Cek Kelengkapan Dokumen
Maraknya aksi mafia tanah membuat Anda harus benar-benar memastikan keaslian sertifikat tanah. Periksa apakah tanah kavling yang akan dibeli statusnya Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM). Jika masih HGB, tanyakan pada penjual siapa yang akan menanggung biaya penggantian ke SHM karena cukup besar.
2. Lihat Kondisi Lingkungan
Setelah dokumen dipastikan asli, lihat langsung kondisi lingkungan di sekitar lahan. Jangan mudah percaya pada foto yang ditawarkan oleh penjual. Sebaiknya pastikan sendiri apakah lokasi tanah kavling dekat dengan pabrik atau daerah rawan kejahatan.
3. Pastikan Batas Tanah Kavling
Tanah tanpa bangunan sangat rawan menjadi objek jahil oknum nakal dengan menggeser patoknya. Pastikan batas-batas yang ditetapkan dan luas tanah di lapangan sama dengan sertifikat untuk menghindari sengketa di masa depan.
4. Cari Tahu Prospek Kenaikan Harga
Anda membeli tanah kavling tentu dengan tujuan mendapat untung. Karena itu cek prospek kenaikan harganya dengan melihat apa ada kemungkinan pembangunan infrastruktur di dekat lokasi lahan. Lokasi yang dekat dengan fasilitas umum membuat harganya naik 5-20% tiap tahunnya.
5. Lihat Akses Jalan
Syarat satu ini sangat penting saat membeli tanah atau rumah. Pastikan lokasi yang Anda incar bisa dilalui motor dan mobil. Lebih baik lagi jika transportasi umum bisa menjangkau tempat tanah kavling yang diinginkan.
6. Meminimalisir Bahaya
Jika faktor akses sudah aman, jangan lupa perhatikan faktor risiko bahaya di sekitar tanah kavling. Pastikan lahan merupakan daerah bebas banjir, tidak di perbukitan yang rawan longsor, dan tidak dekat sutet.
7. Cari Tahu Asal Usul Tanah
Terakhir, agar tanah kavling Anda menguntungkan, hindari membeli di lokasi bekas tempat pembuangan sampah, kuburan, dan atau pabrik dengan tanah yang tercemar. Anda bisa mendapatkan informasinya dengan bertanya pada warga sekitar atau di kantor Kelurahan dan Kecamatan.
Jangan terburu-buru dan terpaku pada satu lokasi dalam membeli tanah kavling. Carilah lahan yang sesuai dengan bujet dan kriteria Anda agar memberikan keuntungan. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat bagi Anda ya. Selamat mencoba!
Sumber : rumah.com